IPDN
IPDN
Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo tengah berjibaku dengan urusan perampingan eselon dan reformasi birokrasi pemerintahan, di awal masa menjabatnya. Salah satu yang ia soroti adalah terkait lulusan IPDN.

Tjahjo menilai IPDN banyak lahirkan alumni yang ingin bergaji tinggi. Menurutnya, mereka para alumni sekolah tinggi ilmu pemerintahan tersebut berebut ingin bekerja di Pemprov DKI.
“Lulusan IPDN juga sama jadi problem. Maunya alumni itu masuk DKI semua. Karena DKI itu begitu lulus IPDN, dapat gajinya 28 juta,” ucap Tjahjo dalam rapat di Komisi II DPR, Jakarta, Senin (18/11).

“Lah, kalau masuk di provinsi Pak Cornelis atau Pak Heru, itu maksimum Rp 5 juta,” tambahnya.
Cornelis adalah mantan Gubernur Kalbar dan Heru Sudjatmoko mantan Wakil Gubernur Jateng. Keduanya politikus PDIP yang kini anggota Komisi II DPR dan ikut rapat bersama Tjahjo.
Tak hanya soal mereka lulusan IPDN yang baru masuk di pemerintahan sebagai ASN dan bakal menduduki eselon, tapi juga ada masalah antrean para ASN untuk naik eselon di atasnya. Begitu juga terjadi di TNI-Polri.
“Misalnya kemendagri itu 7.224 itu pegawainya rebutan. Di eselon 1 aja 20, eselon II dan II hanya 100, bayangkan,” ucap politikus PDIP itu.
Nah, ini contoh kecil yang mau diserasikan termasuk dalam reformasi birokrasi juga tidak hanya struktur difungsionalkan, tapi memotong rentang komandonya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here