Mbah Moen (kumparan.com)

Kiai Haji Maimoen Zubair alias Mbah Moen meninggal dunia di Makkah, Selasa (6/8) pagi tadi waktu setempat. Kepergian beliau jelas meninggalkan duka mendalam bagi umat Islam di Tanah Air.

Dikatakan Mahfud MD, Tanah Suci merupakan tempat yang dicintai Mbah Moen selaku tokoh Islam yang senantiasa menyerukan perdamaian di Indonesia.

“Beliau wafat di tempat yang dicintainya. Saya mendapat kabar langsung berita ini dari Pak Supri, salah seorang terdekat Mbah Moen. Jadi, insyaallah, ini bukan hoax,” tulis Mahfud MD di Twitternya.

Mantan ketua MK itu mengatakan Mbah Moen meninggal sekitar pukul 08.17 WIB. Beliau meninggal dunia di usia 90 tahun.

Sepanjang hidupnya, Maimoen Zubair dikenal sebagai seorang alim, ahli fikih, sekaligus penggerak baik di lingkungan organisasi keagamaan maupun di kehidupan politik.

Mbah Moen pernah berpesan bahwa dakwah selayaknya dilakukan secara damai, tak perlu keras dan galak. Menurutnya, kondisi hari ini berbeda dengan zaman perang di era sebelum kemerdekaan.

Mbah Moen lahir di Rembang pada 28 oktober 1928. Dia merupakan pimpinan pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

Beliau adalah putra dari Kiai Zubair, Sarang, seorang alim dan faqih. Ayahnya adalah seorang murid dari Syaikh Saíd al-Yamani serta Syaikh Hasan al-Yamani al-Makky.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap  Jokowi Prabowo SubiantSandiaga UnoMa’ruf AminPilpres 2019harga emaslowongan kerjaIHSGtiket pesawatBawasluRatna SarumpaetSBYAnies BaswedanRidwan KamilKPKJusuf KallaWirantoMahkamah KonstitusiMahkamah AgungKemenluKemenhubLuhut Panjaitan , Susi PudjiastutiRaffi AhmadNagita SlavinaAyu Ting TingLuna MayaSyahrini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here