jokowi
jokowi terlengkap di kumparan.com

Partai Bulan Bintang (PBB) resmi mendukung pasangan capres cawapres Jokowi – Ma’ruf Amin. Pasangan nomor urut 01 dinilai yang paling tepat untuk mendongkrak raihan suara PBB pada Pemilu 2019.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, mengatakan, Partai Bulan Bintang (PBB) menargetkan 6 persen suara pada Pemilu Legislatif 2019. Raihan suara sebesar itu diperlukan kerja sama yang baik antar partai dan capres.

“Kita memilih apa yang paling baik dan paling bermanfaat umat Islam dan bagi PBB sendiri,” imbuh dia.

Yusril menjelaskan, sebelumnya PBB juga membangun komunikasi dengan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Namun, tak pernah berujung.

“Yang lama (paslon 02) kita bahas tidak ada titik temunya, jadi jangan dibahas lagi, sudah lewat ya. Sudah diputuskan kita dukung paslon nomor 01, kalau saya jawab nanti saya menyerang-nyerang lagi,” ungkap Yusril Ihza Mahendra.

Patung Liberty

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Amin, Moeldoko mengatakan perbedaan dukungan capres dalam tubuh PBB merupakan hal yang wajar. Namun, ia berpesan agar para kader PBB tetap memegang erat konstitusi.

“Tadi saya tertarik bahwa demokrasi menjunjung tinggi perbedaan dan kebebasan. Mari kita Lihat patung Liberty di Amerika. Dia wujudkan kebebasan, dia angkat api kebebasan tinggi-tinggi. Tapi di tangan kanan peluk erat-erat konstitusi,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra tidak mempersoalkan apabila ada kadernya berbeda pilihan dalam mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 17 April mendatang.

Yusril menegaskan, terkait 80 calon anggota legislatif Partai Bulan Bintang (PBB) yang mendeklarasikan diri mendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 merupakan pilihan pribadi.

Yusril menuturkan tidak akan memberikan sanksi kepada caleg yang berbeda pilihan tersebut. Ia mengaku tetap hormati perbedaan pendapat. Asalkan, tidak saling mengusik.

“Enggak ada sanksi. Tapi baik-baiklah di partai jangan serang menyerang, caci maki, fitnah. Tidak sepantasnya hal itu dilakukan. Saya pikir mayoritas PBB diam dan sopan, tapi ada juga yang suaranya lantang,” ucap dia.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap seputar news, bola/sports.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here